Olahraga

Arda Guler Protes Saat Diganti dalam Laga Benfica vs Real Madrid: Selalu Saya yang Keluar

Gelandang muda Real Madrid, Arda Guler, menunjukkan reaksi tidak senang saat ditarik keluar dalam pertandingan melawan Benfica pada lanjutan Liga Champions, Kamis (29/1). Kekesalan Guler menambah daftar pemain Los Blancos yang memprotes keputusan pergantian pemain setelah sebelumnya hal serupa dilakukan oleh Vinicius Jr.

Kekalahan Real Madrid dan Posisi di Klasemen

Real Madrid harus mengakui keunggulan tuan rumah Benfica dengan skor akhir 2-4. Hasil minor ini menempatkan tim asuhan Alvaro Arbeloa di peringkat kesembilan klasemen akhir fase liga.

Akibat kegagalan menembus delapan besar, Real Madrid dipastikan harus melewati babak playoff untuk memperebutkan satu tempat di babak 16 besar. Kekalahan ini menjadi sorotan tajam mengingat posisi Madrid yang terlempar dari zona lolos langsung.

Aksi Protes Arda Guler: Always Me

Arda Guler sebenarnya tampil cukup impresif sejak menit awal sebagai starter. Pemain berkebangsaan Turki tersebut mencatatkan satu assist dan melepaskan dua tembakan, dengan satu di antaranya mengarah tepat ke gawang Benfica.

Namun, pada menit ke-79, Arbeloa memutuskan untuk menarik Guler dan memasukkan Brahim Diaz. Saat meninggalkan lapangan melalui garis terdekat, Guler tertangkap kamera melontarkan kalimat protes yang menunjukkan rasa frustrasinya.

“Always me (selalu saya),” ujar Arda Guler saat berjalan keluar lapangan.

Respons Pelatih Alvaro Arbeloa

Insiden protes pemain saat pergantian bukan hal baru di internal Real Madrid. Sebelumnya, Vinicius Jr juga kerap menunjukkan gestur serupa saat tim masih ditangani oleh pelatih sebelumnya, Xabi Alonso.

Stok pemain lini serang yang melimpah membuat rotasi menjadi kebijakan yang sering diambil oleh tim kepelatihan. Menanggapi aksi Guler, Alvaro Arbeloa dilaporkan tidak ingin memperpanjang masalah tersebut.

Melansir dari Tribuna, Arbeloa memilih untuk tidak ambil pusing dengan reaksi anak asuhnya. Sang pelatih menegaskan enggan menciptakan drama internal terkait keputusan taktis yang diambil di tengah pertandingan.