Olahraga

Benfica Singkirkan Real Madrid 4-2, Jose Mourinho Akui Ketegangan Luar Biasa di Liga Champions

Benfica berhasil memastikan tiket ke babak playoff 16 besar Liga Champions secara dramatis setelah menumbangkan Real Madrid dengan skor 4-2. Kemenangan di Lisbon ini diwarnai aksi heroik kiper Anatoliy Trubin yang mencetak gol penentu di detik-detik terakhir pertandingan.

Jalannya Pertandingan Penuh Drama

Real Madrid sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui gol Kylian Mbappe. Namun, Benfica memberikan perlawanan sengit dan berhasil membalikkan keadaan sebelum turun minum lewat aksi Andreas Schjelderup dan eksekusi penalti Vangelis Pavlidis.

Memasuki babak kedua, Schjelderup mencetak gol keduanya pada menit ke-54 untuk memperlebar keunggulan menjadi 3-1. Mbappe sempat memperkecil ketertinggalan empat menit berselang, namun drama sesungguhnya terjadi di penghujung laga.

Real Madrid harus bermain dengan sembilan orang setelah Marco Asensio dan Rodrygo menerima kartu merah akibat akumulasi kartu kuning. Puncaknya, kiper Benfica, Anatoliy Trubin, maju membantu serangan dan mencetak gol sundulan di masa injury time untuk mengunci skor 4-2.

Ketegangan Jose Mourinho di Pinggir Lapangan

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, mengaku sangat tegang sepanjang laga karena menyadari keunggulan 3-2 belum cukup untuk mengamankan posisi mereka di klasemen. Ia pun menginstruksikan seluruh pemain, termasuk kiper, untuk menyerang di peluang terakhir.

“Saat skor 3-2 saya kira sudah cukup, ternyata tidak. Makanya saya meminta para pemain maju, termasuk Trubin untuk tuntaskan peluang terakhir,” ujar Mourinho sebagaimana dikutip dari situs resmi UEFA.

Mourinho menambahkan bahwa pengalaman ini terasa sangat baru baginya meski telah lama berkarier di sepak bola Eropa. Ia menyebut momen tersebut bukan lagi sekadar deja vu, melainkan pengalaman pertama yang sangat emosional bagi dirinya.

Persaingan Ketat dengan Marseille

Berkat gol keempat tersebut, Benfica berhasil mengunci peringkat ke-24 klasemen Liga Champions dengan koleksi 9 poin. Posisi ini merupakan batas akhir untuk melaju ke babak playoff 16 besar.

Benfica unggul selisih gol tipis atas Marseille yang berada di posisi ke-25 dengan poin yang sama. Marseille gagal melaju setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Club Brugge di pertandingan terakhir mereka.

PeringkatKlubPoinSelisih Gol
24Benfica9-2
25Marseille9-3

“Saat pertandingan, semuanya seperti tidak cukup. Kami harus terus berusaha terus bikin gol, terus menekan. Saya senang dengan sikap para pemain malam ini,” tegas Mourinho.