Olahraga

Liam Rosenior Tetap Optimistis Meski Chelsea Tersingkir dari Carabao Cup Usai Kalah Lawan Arsenal

Chelsea gagal melangkah ke final Carabao Cup setelah menelan kekalahan 0-1 dari Arsenal pada laga leg kedua semifinal. Hasil ini membuat The Blues tersingkir dengan agregat 2-4 setelah sebelumnya juga takluk 2-3 pada pertemuan pertama di Stamford Bridge.

Chelsea yang tertinggal selisih satu gol sejak leg pertama mencoba mengambil risiko dengan bermain terbuka. Namun, upaya Enzo Fernandez dan kawan-kawan untuk menyamakan agregat justru berujung pahit di penghujung laga melalui skema serangan balik.

Jalannya Pertandingan dan Gol Penentu

Melalui skema serangan balik cepat pada masa injury time, Kai Havertz berhasil membobol gawang Chelsea. Gol tunggal tersebut memastikan kemenangan Arsenal sekaligus mengubur harapan The Blues untuk melaju ke partai puncak turnamen tersebut.

Manajer Chelsea, Liam Rosenior, menilai kegagalan timnya lebih banyak dipengaruhi oleh performa kurang maksimal pada pertemuan pertama. Ia mengungkapkan bahwa saat itu skuadnya sedang dilanda krisis pemain akibat serangan virus flu.

Evaluasi Liam Rosenior Terhadap Performa Tim

“Pada pertemuan pertama kami kena virus flu. Itu bukan alasan, itu kenyataan. Kami harus mengubah tim di hari pertandingan, dan saya juga baru tiba di klub empat hari sebelumnya,” ujar Rosenior sebagaimana dikutip dari Sky Sports.

Meski kecewa karena gagal lolos, Rosenior melihat adanya perkembangan positif dalam organisasi permainan timnya. Ia mengapresiasi kemampuan para pemain dalam mengontrol jalannya pertandingan dan mengambil inisiatif serangan di markas Arsenal.

“Jika Anda melihat level organisasi permainan dari laga itu hingga hari ini, saya rasa ada perbedaan jelas. Saya sangat puas dengan arah penampilan kami, meskipun hasilnya tidak sesuai keinginan malam ini,” pungkas Rosenior.