Marc-Andre ter Stegen Alami Cedera Hamstring Parah di Girona, Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Kiper Girona, Marc-Andre ter Stegen, dipastikan harus naik meja operasi setelah mengalami cedera hamstring pada kaki kirinya saat menghadapi Real Oviedo, Sabtu (31/1/2026). Cedera ini menjadi pukulan telak bagi pemain pinjaman Barcelona tersebut yang tengah berupaya mengamankan tempat di skuad timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026.
Detail Cedera dan Jadwal Operasi
Ter Stegen tampil penuh dalam laga tandang yang berakhir dengan kekalahan Girona 0-1 tersebut. Meski bermain hingga peluit panjang berbunyi, pemeriksaan medis menunjukkan adanya kerusakan serius pada otot hamstring kaki kirinya.
Pihak klub mengonfirmasi bahwa prosedur bedah akan dilakukan pada Jumat (6/2/2026) mendatang untuk menangani masalah tersebut. Durasi pemulihan sang penjaga gawang baru akan diketahui setelah operasi selesai dilakukan.
“Marc-Andre ter Stegen akan menjalani operasi pada Jumat (6/2), untuk cedera hamstring kaki kirinya yang diderita saat pertandingan melawan Real Oviedo. Waktu pemulihan akan ditentukan sesuai prosedur,” bunyi pernyataan resmi Girona.
Upaya Mencari Menit Bermain
Penjaga gawang berusia 33 tahun ini baru bergabung dengan Girona pada 20 Januari 2026 dengan status pinjaman dari Barcelona. Langkah ini diambil demi mendapatkan menit bermain reguler setelah kehilangan posisi utama di bawah asuhan Hansi Flick.
Flick lebih memilih mempercayakan gawang Barcelona kepada Wojciech Szczesny dan Joan Garcia. Ter Stegen sendiri sempat kehilangan ritme kompetisi akibat cedera parah yang dialaminya pada awal musim 2024/2025.
Ancaman Absen di Piala Dunia 2026
Laporan dari media Spanyol, AS, menyebutkan adanya risiko besar bahwa Ter Stegen tidak akan bisa kembali bermain di sisa musim ini. Jika prediksi tersebut terbukti, peluangnya untuk masuk dalam skuad Jerman di Piala Dunia 2026 dipastikan tertutup.
Situasi ini menjadi ironi bagi Ter Stegen yang sengaja pindah ke Girona untuk membuktikan kapasitasnya di level tertinggi. Kini, fokus utama sang kiper beralih sepenuhnya pada proses rehabilitasi pascaoperasi.