Pejabat Arab Saudi Berang Cristiano Ronaldo Mogok Main di Al Nassr Akibat Kecewa Bursa Transfer
Cristiano Ronaldo dilaporkan memicu kemarahan para pejabat Arab Saudi setelah melakukan aksi mogok bermain bersama Al Nassr. Keputusan bintang asal Portugal tersebut dipicu oleh ketidakpuasannya terhadap aktivitas klub pada bursa transfer musim dingin Januari 2026.
Aksi mogok tersebut terjadi saat Al Nassr menghadapi Al Riyadh pada Senin (2/2). Meski tanpa kehadiran sang kapten, Al Nassr berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0. Ronaldo dikabarkan kecewa karena klubnya dianggap pasif dalam mendatangkan pemain baru dibandingkan klub-klub lain di bawah naungan Public Investment Fund (PIF).
Ketimpangan Belanja Pemain di Saudi Pro League
Kekecewaan Ronaldo berakar pada pergerakan transfer Al Nassr yang hanya mendatangkan satu pemain, yakni gelandang muda asal Irak, Haydeer Abdulkareem. Di sisi lain, klub rival seperti Al Ittihad, Al Hilal, dan Al Ahli justru aktif memperkuat skuad mereka.
Al Hilal bahkan berhasil mendatangkan Karim Benzema dari Al Ittihad. Saat ini, Al Hilal memuncaki klasemen sementara Saudi Pro League dengan keunggulan satu poin di atas Al Nassr yang membuntuti di posisi kedua.
Tuntutan Pejabat Arab Saudi Terkait Gaji Fantastis
Para pejabat Arab Saudi dikabarkan tidak senang dengan sikap Ronaldo dan menuntut sang pemain untuk segera kembali merumput. Kemarahan ini didasari oleh nilai kontrak Ronaldo yang mencapai Rp 3 triliun per tahun, belum termasuk fasilitas mewah seperti jet pribadi dan mansion.
Selain perannya di lapangan hijau, Ronaldo memiliki tanggung jawab sebagai brand ambassador untuk sektor pariwisata dan budaya Arab Saudi. Dengan kontrak yang tersisa hingga musim panas 2027, aksi mogok tersebut dinilai tidak sejalan dengan komitmen besar yang telah diberikan negara.
Status Terkini dan Rumor Masa Depan
Berdasarkan laporan media Timur Tengah, Cristiano Ronaldo saat ini sudah kembali ke klub dan mengikuti sesi latihan bersama tim. Al Nassr dijadwalkan akan menghadapi Al Ittihad pada 7 Februari mendatang, namun belum ada kepastian apakah Ronaldo akan diturunkan dalam laga tersebut.
Di tengah situasi yang memanas, muncul rumor bahwa Ronaldo berencana meninggalkan Al Nassr setelah gelaran Piala Dunia 2026 berakhir. Meski demikian, kabar tersebut masih bersifat spekulasi di tengah ketegangan internal yang sedang berlangsung.