Real Madrid Menang Tipis Atas Rayo Vallecano, Alvaro Arbeloa: Saya Bukan Gandalf Si Penyihir Putih
Real Madrid meraih kemenangan tipis 2-1 saat menjamu Rayo Vallecano di Santiago Bernabeu, Minggu (1/2/2026). Meski berhasil mengamankan tiga poin, performa skuad asuhan Alvaro Arbeloa tersebut dinilai belum meyakinkan oleh para pendukungnya sendiri.
Tuan rumah unggul cepat melalui gol Vinicius Junior, namun Rayo Vallecano mampu menyamakan kedudukan lewat aksi Jorge de Frutos di awal babak kedua. Los Blancos baru bisa memastikan kemenangan melalui penalti Kylian Mbappe pada masa injury time, setelah tim tamu bermain dengan sepuluh orang akibat kartu merah Pathe Ciss.
Kekecewaan Madridista di Santiago Bernabeu
Meski meraih kemenangan, sebagian Madridista menyuarakan ketidakpuasan mereka dengan sorakan “huu” yang ditujukan kepada Kylian Mbappe dan rekan-rekan. Hasil ini menambah catatan performa El Real di bawah kepemimpinan Arbeloa yang kini mengoleksi empat kemenangan dan dua kekalahan dari enam laga.
Selama periode tersebut, Real Madrid telah mengemas 15 gol namun sudah kebobolan delapan kali. Walaupun masih bertahan di posisi dua besar klasemen Liga Spanyol, Madrid kini menghadapi tantangan berat di Liga Champions karena harus melewati babak playoff fase gugur melawan Benfica.
Respons Alvaro Arbeloa Terkait Performa Tim
Menanggapi kritik yang muncul, Alvaro Arbeloa menyatakan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk meningkatkan kualitas permainan tim. Ia bahkan memberikan perumpamaan dengan menyebut karakter fiktif penyihir Gandalf untuk menggambarkan situasinya saat ini.
“Saya bukan Gandalf, si Penyihir Putih juga. Apa yang saya inginkan dari para pemain adalah apa yang saya saksikan: komitmen, sikap,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari AS.
Arbeloa menekankan bahwa kualitas individu saja tidak cukup untuk membawa Real Madrid meraih kesuksesan. Menurutnya, kunci utama yang harus segera dicapai oleh timnya adalah konsistensi di setiap pertandingan.
“Kami harus paham bahwa kualitas saja tidak cukup di sini; kuncinya adalah konsistensi. Kami akan bekerja untuk mencapainya karena ini adalah Real Madrid. Untuk mengalahkan Rayo Vallecano, kami perlu melakukan lebih dari tim-tim lainnya di LaLiga,” pungkasnya.