Antonio Conte Tegaskan Napoli Belum Keluar dari Persaingan Scudetto Usai Kalah Telak dari Juventus
Napoli menelan kekalahan telak 0-3 saat bertandang ke markas Juventus di Allianz Stadium pada Senin (26/1/2026). Meski hasil ini membuat posisi mereka semakin tertinggal dari pemuncak klasemen, pelatih Antonio Conte menegaskan bahwa timnya belum keluar dari persaingan gelar juara Liga Italia atau Scudetto.
Dominasi Juventus di Allianz Stadium
Tuan rumah tampil agresif sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui aksi Jonathan David. Dominasi Juventus berlanjut di babak kedua lewat gol Kenan Yildiz, sebelum akhirnya Filip Kostic memastikan kemenangan tiga gol tanpa balas pada lima menit terakhir waktu normal.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Partenopei yang tercatat hanya mampu meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir di Serie A. Saat ini, Napoli tertahan di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 43 poin dari 22 pertandingan.
Posisi Klasemen dan Selisih Poin
Hasil minor di Turin membuat Napoli kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan yang kokoh di posisi puncak. Sementara itu, Juventus terus membayangi di peringkat kelima dengan raihan 42 poin, hanya terpaut satu angka dari Napoli.
| Peringkat | Klub | Main | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Inter Milan | 22 | 52 |
| 4 | Napoli | 22 | 43 |
| 5 | Juventus | 22 | 42 |
Reaksi Antonio Conte
Menanggapi keraguan publik terkait peluang juara, Antonio Conte menyatakan bahwa kompetisi masih sangat panjang. Ia menilai terlalu dini untuk mencoret Napoli dari daftar kandidat juara musim ini karena masih banyak poin yang bisa diperebutkan.
“Ini adalah pertanyaan yang tidak masuk akal untuk saat ini. Kami belum tersisih karena toh masih ada sisa 16 pertandingan liga, dan masih ada banyak target,” ujar Conte kepada Sky Italia.
Conte juga memberikan apresiasi terhadap kerja keras anak asuhnya di tengah jadwal kompetisi yang padat. Menurutnya, para pemain telah memberikan seluruh kemampuan terbaik mereka di lapangan meski harus menghadapi risiko kelelahan fisik.
“Para pemain tadi sudah memberikan segalanya. Saya melihat apa yang mereka alami, bahkan mengambil risiko akan kondisi fisik dengan bermain setiap tiga hari sekali. Sejauh musim ini sudah luar biasa, sebaiknya dijalani dengan senyuman,” pungkas mantan pelatih Juventus dan Inter tersebut.