Arne Slot Sebut Liverpool Jarang Juara: Hanya Raih Dua Trofi Utama dalam Tiga Musim Terakhir
Manajer Liverpool Arne Slot memberikan pembelaan terkait performa timnya yang dinilai menurun dengan menyebut bahwa klub asal Merseyside tersebut sebenarnya jarang meraih gelar juara dalam beberapa tahun terakhir. Slot menekankan bahwa realitas pencapaian The Reds tidak sedominan ekspektasi publik meskipun target utama klub selalu menjadi yang terbaik di kompetisi domestik.
Saat ini, Virgil van Dijk dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Liga Inggris. Mereka terpaut selisih dua poin dari zona empat besar dan tertinggal 14 poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen. Selain itu, Liverpool juga telah kehilangan satu peluang gelar setelah tersingkir dari ajang Piala Liga Inggris atau Carabao Cup.
Realitas Pencapaian Gelar Liverpool
Slot menyatakan dirinya sangat memahami tuntutan besar untuk membawa Liverpool meraih trofi. Namun, ia mengingatkan bahwa sejarah mencatat klub tidak sesering itu mengangkat piala dalam tiga dekade terakhir.
“Ketika Anda di Liverpool, targetnya memang juara liga. Tapi kami hanya pernah melakukannya dua kali dalam 30 tahun terakhir,” ujar Slot sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
Ia menambahkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, koleksi trofi Liverpool pun tergolong minim. Menurutnya, meski ingin kompetitif di setiap ajang, kenyataannya dalam tiga tahun terakhir klub hanya menjuarai Piala Liga satu kali dan Premier League satu kali.
Sorotan Terhadap Belanja Pemain
Selain menyinggung soal prestasi, Slot juga memberikan komentar terkait kebijakan transfer klub. Ia menyoroti bagaimana publik lebih sering membahas angka pengeluaran besar dibandingkan dengan pendapatan yang dihasilkan dari penjualan pemain.
“Banyak pembahasan soal 450 juta paun yang kami belanjakan dan bukan soal 300 juta paun yang kami hasilkan. Jadi, saya punya pendapat soal apa yang bisa diterima, tapi saya tidak akan membagikannya,” tegas Slot.