Arsenal Imbang Lawan Nottingham Forest, Mikel Arteta Protes Keras Keputusan VAR Soal Handball Ola Aina
Arsenal gagal memetik poin penuh setelah ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham Forest dalam lanjutan laga Liga Inggris di Stadion City Ground, Sabtu (17/1/2026). Hasil ini menjadi hasil imbang kedua berturut-turut bagi skuad asuhan Mikel Arteta setelah gagal memecah kebuntuan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kronologi Insiden Handball Ola Aina
Pertandingan berjalan alot hingga memasuki akhir babak kedua ketika Arsenal melancarkan serangan melalui Gabriel Jesus di sisi kanan pertahanan Forest. Dalam upaya menyapu bola di garis lapangan, lengan Ola Aina terlihat mengenai bola hasil lambungan dari Elliott Anderson.
Wasit Michael Oliver sempat menghentikan laga untuk menunggu hasil tinjauan Video Assistant Referee (VAR) yang dipimpin oleh Darren England. Namun, wasit akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pertandingan tanpa memberikan hadiah penalti kepada The Gunners.
Protes Keras Mikel Arteta
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap keputusan wasit. Arteta menegaskan bahwa pelanggaran tersebut seharusnya membuahkan penalti bagi timnya karena bola jelas menyentuh tangan pemain lawan di area terlarang.
“Penalti yang jelas tidak bisa kami lupakan. Insiden itu jelas sebuah penalti di dalam kotak yang tidak diberikan. Saya melihatnya langsung, saya melihatnya di sini. Saya melihatnya lagi sekarang,” ujar Arteta kepada TNT Sports.
Arteta menambahkan bahwa tindakan Ola Aina sebenarnya tidak diperlukan, namun kontak fisik dengan bola tetap terjadi. “Aksi dia itu sangat tidak diperlukan, tapi dia menyentuh bola dengan tangannya,” tegas manajer asal Spanyol tersebut.
Tanggapan Sean Dyche
Di sisi lain, manajer Nottingham Forest, Sean Dyche, memberikan pembelaan dan melabeli klaim penalti tersebut sebagai sesuatu yang berlebihan. Dyche menilai insiden tersebut tidak layak untuk dijatuhi hukuman tendangan penalti.
“Jika insiden semacam ini mulai dihukum penalti, sebaiknya kita biarkan saja. Anda tidak akan pernah tahu, tapi saya kira ini konyol. Kita harus berhati-hati dengan insiden semacam ini,” kata Dyche.
Dyche bahkan melontarkan kritik pedas mengenai standar penilaian pelanggaran di lapangan. “Sekalian saja batalkan pertandingannya jika Anda memberikan penalti atas insiden itu,” pungkasnya.