Konflik Keluarga David Beckham: Brooklyn Beckham Putus Komunikasi dan Sebut Orang Tuanya Manipulatif
Brooklyn Beckham dikabarkan memutus komunikasi langsung dengan orang tuanya, David dan Victoria Beckham, akibat konflik rumah tangga yang kian memanas. Pria berusia 26 tahun tersebut kini hanya bersedia berkomunikasi melalui perantara pengacara setelah merasa orang tuanya terlalu mencampuri urusan pribadinya dengan Nicola Peltz.
Alasan Keretakan Hubungan Keluarga Beckham
Brooklyn mengungkapkan kekecewaannya melalui media sosial dengan menuduh Victoria Beckham berusaha merusak hubungannya dengan Nicola. Ia menyebut ibunya berulang kali membawa sosok dari masa lalunya ke dalam kehidupan mereka, yang memicu ketidaknyamanan mendalam bagi sang istri.
Selain itu, Brooklyn mengkritik prioritas keluarganya yang dianggap lebih mementingkan citra publik dan merek dagang Beckham daripada kasih sayang tulus. Menurutnya, cinta dalam keluarga tersebut sering kali diukur berdasarkan unggahan media sosial dan kehadiran dalam sesi foto keluarga.
Pernikahan Brooklyn dan Nicola yang berlangsung pada 2022 memang dikabarkan tidak mendapat restu sepenuhnya dari Victoria sejak awal. Ketegangan ini memuncak hingga Brooklyn memutuskan untuk memblokir akun media sosial kedua orang tuanya.
Insiden Ulang Tahun ke-50 David Beckham
Ketegangan keluarga ini semakin terlihat saat Brooklyn dan Nicola absen dalam perayaan ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei 2025. Brooklyn mengklaim bahwa upayanya untuk bertemu secara privat justru ditolak oleh sang ayah.
“Ayah saya menolak semua upaya kami, kecuali di pesta ulang tahunnya yang besar dengan seratus tamu dan kamera di setiap sudut. Ketika akhirnya dia setuju untuk bertemu saya, dengan syarat Nicola tidak diundang, maka itu sebagai sebuah tamparan,” papar Brooklyn.
Fokus pada Kedamaian dan Privasi
Setelah menjauh dari keluarganya, Brooklyn mengaku merasa lebih tenang dan terbebas dari kecemasan. Ia menyatakan bahwa dirinya kini bangun setiap pagi dengan rasa syukur atas kehidupan mandiri yang ia pilih bersama istrinya.
Brooklyn menegaskan bahwa dirinya dan Nicola tidak menginginkan kehidupan yang dibentuk oleh manipulasi pers atau tuntutan citra keluarga. Saat ini, ia memilih untuk menikmati kebebasan dan fokus pada kebahagiaan serta privasi masa depan keluarga kecilnya.