Michael Carrick Tak Sangka Ditunjuk Jadi Manajer Manchester United dan Ungguli Ole Gunnar Solskjaer
Michael Carrick mengaku tidak memiliki firasat akan ditunjuk kembali sebagai manajer interim Manchester United hingga Juni 2026 mendatang. Penunjukan ini terjadi setelah manajemen klub memecat Ruben Amorim dan sempat menunjuk Darren Fletcher sebagai pengisi sementara.
Awal Mula Penunjukan Michael Carrick
Carrick mengungkapkan bahwa sebelumnya ia hanya rutin menonton pertandingan di Old Trafford sebagai pemegang tiket musiman bersama keluarganya. Ia mengaku tidak mengetahui rencana pemecatan Ruben Amorim sebelum akhirnya diminta memimpin skuad Setan Merah.
“Saya sudah banyak menonton langsung di stadion karena saya memiliki tiket musiman. Jadi saya sekeluarga datang ke banyak pertandingan Man United akhir-akhir ini. Saya mengenal para pemain dan memiliki pandangan sendiri,” ujar Carrick dalam wawancara bersama BBC.
Ungguli Ole Gunnar Solskjaer dalam Bursa Manajer
Manajemen Manchester United menjatuhkan pilihan kepada Carrick setelah mempertimbangkan dua nama, termasuk mantan manajer Ole Gunnar Solskjaer. Petinggi klub dilaporkan lebih terkesan dengan kemampuan Carrick dalam menerapkan permainan menyerang dan fleksibilitas taktiknya.
Pengalaman Carrick di Middlesbrough menjadi nilai tambah, terutama keberhasilannya mengubah skema permainan Chris Wilder menjadi formasi 4-2-3-1. Hal ini dinilai cocok untuk melakukan transisi dari sistem 3-4-3 yang sebelumnya diterapkan oleh Ruben Amorim.
Target dan Tantangan di Old Trafford
Meskipun Solskjaer berminat kembali melatih, klub lebih condong kepada Carrick yang dianggap lebih muda dan mampu membuktikan diri hingga akhir musim. Target utama United saat ini adalah mengamankan posisi empat besar setelah dipastikan tanpa gelar musim ini.
Carrick telah memulai debutnya dengan kemenangan 2-0 atas Manchester City dalam laga Derby Manchester pada Sabtu (17/1). Tantangan berat berikutnya menanti saat United bertandang ke markas Arsenal pada 25 Januari mendatang.
“Konsistensi adalah kunci kesuksesan dari segalanya. Jika Anda dapat menemukannya, maka Anda akan meraih kemenangan. Itulah tantangan kami. Kami harus menemukan cara untuk melakukannya,” pungkas Carrick.