Olahraga

Xabi Alonso Dipecat Real Madrid karena Masalah Ruang Ganti, Quique Sanchez Flores Sebut Keputusan Terbaik

Xabi Alonso resmi meninggalkan kursi kepelatihan Real Madrid pada awal Januari ini setelah munculnya konflik internal di ruang ganti pemain. Meski mencatatkan performa yang tergolong impresif, manajemen klub memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih berusia 44 tahun tersebut.

Selama menangani Los Blancos, Alonso memimpin dalam 28 pertandingan dengan hasil 20 kemenangan, lima kekalahan, dan tiga hasil imbang. Namun, catatan positif tersebut tidak cukup untuk mempertahankan posisinya di tengah gejolak internal tim.

Tanggapan Quique Sánchez Flores

Pelatih asal Spanyol, Quique Sánchez Flores, turut memberikan komentar terkait berakhirnya masa jabatan Alonso di Santiago Bernabeu. Ia menilai pemecatan ini merupakan langkah terbaik bagi kedua belah pihak mengingat kondisi yang terjadi.

“Pemecatan Xabi Alonso tak mengejutkan buat saya; saya rasa itu yang terbaik untuknya,” ujar Sanchez Flores sebagaimana dikutip dari Marca.

Ia menambahkan bahwa pengumuman tersebut terasa tragis dan tidak adil bagi koleganya. Menurut Sanchez Flores, sikap Alonso belakangan ini menunjukkan tanda-tanda seorang pelatih yang sudah mengalami kelelahan hebat.

Debut Pahit Alvaro Arbeloa

Posisi yang ditinggalkan Alonso kini telah diisi oleh Alvaro Arbeloa. Namun, langkah awal Arbeloa bersama tim utama tidak berjalan sesuai harapan. Pada pertandingan pertamanya, Real Madrid harus menelan kekalahan saat menghadapi Albacete di ajang Copa del Rey.

Selain pergantian di kursi pelatih, Real Madrid juga melakukan pergerakan di bursa pemain. Penyerang muda Endrick dipastikan akan menjalani masa peminjaman bersama klub asal Prancis, Lyon, hingga akhir musim ini.