Olahraga

Hasil Copa del Rey: Real Madrid Dipermalukan Albacete, Gerard Pique Sindir Debut Alvaro Arbeloa

Real Madrid harus menelan pil pahit setelah tersingkir secara mengejutkan dari ajang Copa del Rey. Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru Los Blancos berakhir dengan kekalahan memalukan 2-3 dari tim kasta kedua, Albacete, pada Jumat (16/1/2026).

Real Madrid Tumbang di Tangan Albacete

Bertanding di babak 16 besar Copa del Rey, Real Madrid sebenarnya tampil dengan kekuatan yang cukup mumpuni. Meski Arbeloa melakukan rotasi di beberapa lini, pemain kunci seperti Federico Valverde, Arda Guler, dan Vinicius Junior tetap bermain penuh selama 90 menit di lapangan.

Namun, performa di lapangan tidak sesuai harapan. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Arbeloa yang baru saja ditunjuk menggantikan Xabi Alonso di kursi kepelatihan Madrid. Hasil ini sekaligus menghentikan langkah sang juara bertahan di turnamen domestik tersebut lebih awal.

Sindiran Pedas Gerard Pique di Twitch

Kegagalan Real Madrid ini langsung memancing reaksi dari legenda Barcelona, Gerard Pique. Mantan bek tengah Spanyol itu melontarkan komentar sarkastik melalui saluran Twitch Kings League miliknya untuk mengejek situasi rival abadinya tersebut.

“Debut yang bagus untuk Madrid yang baru,” cetus Pique sebagaimana dikutip dari Mundo Deportivo.

Hubungan antara Pique dan Arbeloa memang dikenal tidak pernah akur sejak keduanya masih aktif bermain. Rivalitas panas El Clasico sering kali terbawa hingga ke luar lapangan, dan momen kekalahan dari Albacete ini dimanfaatkan Pique untuk kembali menyindir kompatriotnya tersebut.

Evaluasi Arbeloa Jelang Laga Melawan Levante

Menanggapi hasil minor tersebut, Alvaro Arbeloa bersikap ksatria dengan mengakui kesalahannya. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab atas kekalahan memalukan dari tim kasta kedua sepenuhnya berada di pundaknya sebagai pelatih kepala.

“Kekalahan ini akan membuat saya membaik, dan akan membuat kami semua membaik. Saya akan kembali besok ke Valdebebas untuk bekerja dengan para pemain saya dan menyiapkan laga hari Sabtu dengan dedikasi terbesar,” ujar Arbeloa dengan lugas.

Real Madrid kini dituntut untuk segera bangkit pada laga akhir pekan ini melawan Levante. Kemenangan menjadi harga mati bagi Arbeloa guna meredakan tekanan publik yang mulai mempertanyakan kapasitasnya sebagai nakhoda baru di Santiago Bernabeu.