Olahraga

Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Alvaro Benito: Ini Mungkin Skuad Terburuk dalam Waktu Lama

Krisis Real Madrid kian meruncing setelah secara mengejutkan tersingkir dari ajang Copa del Rey. Kekalahan dari tim divisi dua, Albacete, memicu kekhawatiran besar bahwa skuad Los Blancos saat ini merupakan yang terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Kekalahan Memalukan dari Albacete di Copa del Rey

Setelah sebelumnya gagal di final Piala Super Spanyol, Real Madrid kembali kehilangan peluang meraih trofi musim ini. Bermain di babak 16 besar Copa del Rey, Madrid menyerah dengan skor 2-3 dari Albacete. Hasil mengecewakan ini sekaligus menandai debut pahit bagi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih baru.

Arbeloa ditunjuk untuk menggantikan Xabi Alonso yang diberhentikan sesaat sebelum pertandingan dimulai. Namun, pergantian kursi kepelatihan tersebut belum mampu memberikan dampak instan bagi performa tim di lapangan hijau.

Kritik Pedas Alvaro Benito Terhadap Kualitas Pemain

Mantan pemain Real Madrid, Alvaro Benito, memberikan penilaian tajam terhadap performa mantan timnya. Menurutnya, masalah utama bukan lagi sekadar strategi, melainkan kualitas individu pemain yang berada jauh di bawah standar klub sebesar Madrid.

“Hal pertama yang muncul di dalam pikiran adalah kita mungkin sedang menyaksikan Real Madrid terburuk dalam waktu yang lama,” ujar Benito kepada El Larguero.

Benito menyoroti bahwa jika para pemain ini tidak mengenakan seragam dan logo Real Madrid, mereka mungkin hanya akan terlihat seperti pemain tim La Liga biasa. Ia menilai ada penurunan drastis dalam aspek ambisi, mentalitas, hingga bakat murni di dalam skuad saat ini.

Ancaman Musim Nirgelar bagi Los Blancos

Dengan tersingkirnya mereka dari Copa del Rey, peluang juara Real Madrid kini hanya tersisa di kompetisi La Liga dan Liga Champions. Berikut adalah sisa kompetisi yang masih diikuti Madrid:

KompetisiStatus Saat Ini
La LigaMasih Berjalan
Liga ChampionsBabak Gugur
Copa del ReyTersingkir (16 Besar)
Piala Super SpanyolRunner-up

Benito menegaskan bahwa tanggung jawab atas keterpurukan ini kini sepenuhnya berada di pundak para pemain. Meskipun Alvaro Arbeloa mencoba melindungi skuadnya, level permainan yang ditampilkan dianggap tidak mewakili kebesaran Real Madrid. Jika tidak segera berbenah, bukan tidak mungkin raksasa Spanyol ini akan menyudahi musim dengan status nirgelar.